Bakar uang yuk….

Posted on Oktober 16, 2008

0


Rasanya hampir disetiap sudut, kita dapat menjumpai orang sedang merokok, tidak peduli orang tua maupun anak-anak.
Memang saat ini di tempat-tempat khusus disediakan ruang untuk mereka yang sudah tidak tahan untuk menikmati asap rokok, seperti di mall – mall dan pusat perbelanjaan besar…
Namun bagaimana dengan di kendaraan umum, jalan-jalan umum…ugh..sungguh sulit menghindarinya.

Bahkan saat saya hendak pulang menggunakan Bus AC menuju Bandung pun ada seorang bapak tua dengan enaknya menyalakan rokok, meski dengan jelas tertulis “Dilarang Merokok”….

Hebatnya lagi para perokok itu sanggup menyisihkan uangnya hanya untuk membeli rokok meski, makan susah…kebutuhan ekonomi meninggkat ditambah biaya sekolah mahal, tapi tetap saja mereka sanggup membeli rokok, padahal kalo dihitung pengeluaran yang mereka habiskan untuk membeli rokok sungguh luar biasa.

Menurut WHO, perokok di Indonesia menghabiskan 215 milyar batang rokok setiap tahun. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P. berkata, “Itu artinya setiap tahun Rp 150 trilyun kita bakar untuk rokok.” Atau setiap hari rata-rata Rp 500 milyar. Angka itu berasal dari 70 juta perokok (30% dari jumlah penduduk Indonesia).

Selain itu perkok itu sepertinya memiliki kekuatan atau kesaktian kale ya… Meskipun sudah tertulis merokok dapat membahayakan kesehatan dirinya, seperti impotensi, kerusakan janin dan kanker, namun tetap saja tidak peduli….peringatan hanyalah kata-kata angin lalu saja…
hebat yah…Berikut bebeapa zat kandungan dalam satu batang rokok yang sangat berbahaya jika masuk kedalam tubuh manusia.

Dalam Agama Islam sendiri, para ulama ada yang mengharamkan tetapi ada pula yang memakruhkannya, namun sepakat tidak ada ulama yang menghalalkannya…
Dari sini dapat disimpulkan rokok itu sangat mendekati haram….
Beberapa pertimbangannya diantaranya sebagai berikut

1. Merokok dapat membinasakan diri

Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan.” (Al-Baqarah: 195)

Merokok terbukti menyebabkan perasaan cemas, keletihan jiwa, penyakit jantung, kerusakan paru-paru dan kanker serta berbagai penyakit lainnya. Dan karena racun itu merusak tubuh manusia yang sebenarnya amanat Allah SWT untuk dijaga dan diperlihara, maka merokok itu termasuk perbuatan yang mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaan.

Dalil yang lain, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula membahayakan orang lain.” (HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340).

2. Merokok menyia-nyiakan harta

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya” (QS. al-Isra’ : 26).

Dan belanjakanlah (harta bendamu) dijalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan.” (QS. al-Baqoroh :195).

3. Merokok berarti menuruti hawa nafsu
Tidak ada perokok yang tidak tahu bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan, tapi mereka tetap melakukannya karena hawa nafsunya.

Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?” (QS.Muhammad : 14)

4. Merokok mengganggu orang lain

Imam Sahl berkata : “Dua hal yang dapat menghalangi seseorang untuk bisa sampai kepada Allah dan menyaksikan alam malakut : makanan yang buruk, dan menyakiti makhluq.” Keduanya ada pada rokok, ia ‘makanan’ yang buruk dan sekaligus menganggu kesehatan orang lain disekitarnya.


Rasanya jika dengan menggunakan akal sehat tidak ada alasan lagi untuk tetap merokok…
Semoga tulisan singkat ini mampu menyadarkan sahabat-sahabat yang masih tetap membakar uang dengan sia- sia melalui rokok.

Posted in: Aneka