Pentingnya menyusun sebuah resolusi

Posted on Desember 12, 2008

0


Rasanya baru kemarin kita memasuki tahun 2008, tidak terasa sekarang sudah berada di penghujung tahun 2008… Kalau saja dunia ini bagaikan lorong waktu yang bisa dengan mudahnya kita berpindah dari suatu masa ke masa yang lain, tentunya kita akan memilih masa yang paling indah saja bersama orang – orang yang dicintai.

Tapi tidak man..!! kita tidak sedang berada di alam mimpi, maka yang harus kita lakukan adalah mempersiapkannya, diantaranya menyusun rencana dan target di tahun depan…supaya lebih mantabs di hati dan pikiran kita, kita sebut saja resolusi supaya lebih ada tekanan yang memaksa kita untuk lebih berbuat dengan sungguh-sungguh…

Kenapa perlu menyusun resolusi? Agar hidup kita lebih terarah dan lebih baik dari tahun – tahun sebelumnya. Dengan membuat resolusi, kita akan terlecut dan bergerak untuk berusaha mencapai sesuatu tujuan yang telah kita buat. Dengan demikian, kita dapat melihat kemajuan dan perbedaan yang telah dilakukan tahun kemarin, tahun ini, dan tahun 2009 mendatang… selalu ada perbedaan dan kemajuan…dan itu akan membuat pribadi kita lebih baik lagi. Bandingkan dengan orang-orang yang tidak mempunyai target dalam hidupnya, hidupnya seolah akan menjadi rutinitas yang membosankan dan tanpa arti apa-apa.

Mulai saat ini buatlah resolusi bagi yang belum membuatnya untuk tahun 2009. Tidaklah penting hasil akhirnya karena hasil akhir adalah Allah yang menentukan, tetapi kewajiban kita adalah berusaha melakukan yang terbaik dalam hidup kita..dan disitulah nilainya kita sebagai manusia. Kalau boleh saya katakan adalah kita mencari takdir yang baik diantara takdir-takdir yang lain…karena hidup ini selalu ada pilihan, dan pilihan itu kita yang mengambilnya.

Bagi yang masih berjibaku dengan skripsi, tugas akhir, tesis dll…buatlah resolusi untuk segera selesai, sidang dan wisuda di tahun 2009. Bagi yang sedang mencari pekerjaan buat resolusi, tahun 2009 saya harus bisa mandiri, bekerja atau bahkan membuat lapangan pekerjaan baru. Bagi yang belum juga menikah, segera merumuskan resolusi untuk dapat segera menikah di tahun 2009, dengan demikian kita tidak berdiam diri namun terus bergerak berusaha dan berusaha…Hidup ini semuanya bergerak, sistem tatasurya…hingga atom,molekul pun bergerak. Jika tidak bergerak artinya mati.

Sebagai seorang muslim, smoga ini bisa menjadi trigger buat kita.
“Tiga kunci kebahagiaan seorang laki-laki, (1) Istri sholihah yang jika dipandang membuatmu semakin sayang dan jika kamu pergi membuatmu merasa aman, dan bisa menjaga kehrmatan dirinya dan hartamu; (2) kendaraan yang baik yang bisa mengantar kemana kamu pergi; (3) dan rumah yang damai yang penuh kasih sayang” (HR Abu Dawud)

Dari uraian diatas, disebutkan bahwa hidup didunia ini haruslah bahagia..Kebahagiaan adalah impian semua orang. namun untuk mencapai hal diatas perlu usaha yang besar dan benar.
Istri yang sholihah bisa kita dapatkan jika kita juga benar pria yang sholeh, dalam artian sekufu….

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)……..” (QS: An Nuur 26)

Yang sudah siap menikah tapi belum berani menikah, segera buat resolusi menikah di tahun 2009,. Jangan hanya pacaraaaan mulu…sudah berhenti pacaran, sudah cukup koleksinya….tinggal saatnya seleksi…untuk selanjutnya resepsi. Bagi temen2 yang akan menikah di tahun 2009 jangan lupa undang kita-kita ya…hahahaha

Demikian juga dengan kendaraan dan rumah yang baik, kita harus benar2 berhati-hati dalam cara mendapatkannya (dari mana asalnya) dan cara menggunakannya (kemana kamu pergunakan) , karena semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.

“Dua telapak kaki manusia akan selalu tegak (di hadapan Allah) hingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan; tentang ilmunya untuk apa ia pergunakan; tentang hartanya dari mana ia peroleh dan untuk apa ia pergunakan;
dan tentang tubuhnya untuk apa ia korbankan”. [HR .at-Tirmidzi dari Abu Barzah r.a].

Jadi ngebayangin nih…punya rumah bagus, punya perpusatakaan ada ruang belajar, mushola, jadi bisa menyaksikan anak-anak bisa belajar, ngaji,sholat dan tumbuh berkembang di rumah, bisa istirahat bertemu anak istri tercinta saat lelah datang selepas pulang kerja. Bisa punya kendaraan yang baik, yang gak perlu pake dorong-dorong lagi karena mogok…hitung sendiri kalo kita punya kendaraan yang rewel, rugi waktu, biaya, tenaga dan pikiran. Temen-temen kerja saya yang memiliki motor saat ini bercerita, wah sekarang anak saya mau tambah lagi…kayaknya ga mungkin kalo masih pake motor terus, ga mungkin kan anak yang satu ditinggal sementara motor hanya muat maximum 3 orang, belom lagi kalo kehujanan..weiks. Kalo punya kendaraan yang baik kan rasanya enak juga bisa pergi kepengajian, bisa pergi anterin tetangga yang memerlukan pertolongan dll…wah niat bagus kan….jangan sampai pikiran yang engak2 yang muncul lho…kayaknya enak ya punya mobil bisa dapetin ce’ terus….dan terus…hehehehe walah2x

Jadi semuanya itu tidak semata-mata mengejar Harta-Tahta-Wanita, tetapi ada maksud lain yaitu sebagai sarana untuk mendekatkan diri dan bersyukur kepada Allah…karena itu semua adalah duniawi, sedangkan seorang muslim haruslah kita harus juga membuat resolusi jangka panjang untuk negeri akhirat, yaitu bertemu Allah dan masuk surga.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS: Ali’Imran : 14)

Oopst…jadi kemana-mana nih ceritanya. Balik ke resolusi 2009, ayo mulai saat ini mumpung belum memasuki tahun 2009 rancang dari sekarang, dan inget rancangnya yang baik-baik saja ya…jangan punya planning yang jahat…seperti tahun 2009 korupsi saya harus meningkat jadi 1 trilyun…wakakakakakak ntar dipanggil KPK, ato tahun 2009 punya selingkuhan baru….walah2 kacau deh dunia….

Dan yang tak kalah penting, resolusi yang kita buat tidak hanya melulu hal yang bersifat materi tetapi lebih baik kepada hal-hal yang dapat membangun kepribadian dan akhlak kita, misalnya harus jujur, tidak berkata dusta, berhenti berbuat curang, berdakwah, bersedekah, berhaji dll…

yo wis selamat menyusun resolusi 2009.

Ditandai: , , ,